orange

"WEB KA TERBESAR DI INDONESIA"-"UPDATE SETIAP HARI"-"WEB KA TERBESAR DI INDONESIA"-"UPDATE SETIAP HARI"-"WEB KA TERBESAR DI INDONESIA"-"UPDATE SETIAP HARI"-

Hunting di Stasiun Tugu Yogyakarta

         Dalam postingan kali ini saya akan mengajak teman-teman untuk jalan-jalan ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Namun pad aperjalanan kali ini kita tidak masuk melalui jalur biasanya melainkan melalui PJL. Hal ini saya lakukan saat sedang melakukan penelitian lapangan terkait dengan sterilisasi kawasan Bong Suwung. Yang mana posisi bong suwung itu sendiri berada di sebelah barat dari Stasiun Tugu. Dalam melakukan penelitian ini, saya dibantu dengan RF Yogyakarta Andra.

    
     Hunting ini saya lakukan pada sore hari sekitar pukul 16.30, rencana sebenarnya adalah untuk melihat kawasan Bong Suwung yang ada di sekitar Stasiun Tugu Yogyakarta. Hal ini terkait tugas salah satu mata kuliah yang saya ampuh untuk penelitian tugas kelompok. Dari cerita yang beredar dan media massa, kawasan ini memang rencanaya akan di jadikan menjadi salah satu kawasan pedestarian yang juga akan masuk kedalam rencana pembenahan revitalisasi pemerintah Yogyakarta.

 Tampak GBMS Dari Kejauhan

        Saya dan teman-teman saya masuk melalui PJL yang berada sekitar 300 meter dari arah Barat Stasiun Yogyakarta. Jika dilihat memang keadaan yang ada di sekitar Stasiun Tugu tidak jauh berbeda dengan keadaan yang ada di kota-kota besar lainnya. Yaitu sebelum masuk ke Stasiun selalu dipenuhi dengan bangunan-bangunan semi permanen yang menmpati sekitar perlintasan kereta api. Hal serupa tidak hanya terjadi di Yogyakarta, seperti di Malang, Surabaya, dan juga kota-kota besar lainnya.

     Gaya Baru Malam Selatan

       Saat saya melintas menyusuri kawasan ini kebetulan mendapat beberapa kereta api yang melintas diantaranya seperti Gaya Baru Malam Selatan, Kereta api pengangkut semen, kereta api Prameks dan ada beberapa kereta api lainnya yang saya lupa namanya. Pada sore hari, kita akan banyak mendapati anak-anak kecil yang bermain layangan di kawasan ini. Meskipun berbahaya namun mereka juga selalu diawasi oleh orang-orang dewasa yang erada disekitar kawasan ini. Jika akan ada kereta api yang melintas, maka kereta tersebut selalu memberikan Semboyan 35 berkali-kali hingga lintasan steril dari aktifitas manusia.

  Tampak teman saya Khoirul Amin yang sedang asyik mengabadikan video kereta

     Semoga sedikit goresan dan informasi ini dapat berguna serta bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita tentang perjalan si ular besi Indonesia. Tidak lupa saya ucapkan terimakasih banyak karena teman-teman sudah mau berkunjung ke Dipo Lokomotif Mojosari. Dan sampai jumpa kembali pada postingan-potingan saya selanjutnya. Jangan kapok berkunjung di sini ya sobat serta, Jaya Selalu Kereta Api Indonesia...!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...