Untuk memenuhi angkutan armada libur Natal dan Tahun Baru, kepala dipo tersu berusaha untuk menambh armada-armada baru untuk memenuhi kuota okupansi lonjakan penumpang di akhir tahun. Untuk itu beberapa hari lalu, kepala dipo melakukan deal pembelian satu buah unit lokomotif BB200 yang mudah-mudahan masih dapat berfungsi dengan baik tanpa banyak perawatan supaya bisa langsung berdinas menarik rankaian gerbong-gerbong di hari natal dan tahun baru.
orange
Kunjungan ke Dipo Mojokerto
Dokumentasi saat kepala Dipo Mojosari berkunjung ke workshop milik sahabat yang ada di Mojokerto yaitu Mas Kunto Wijoyo. Beliau ini adalah salah seorang yang sangat kreatif dalam segala hal. Baik dalam hal modifikasi maupun dalam hal inovasi. Saat saya melakukan kunjungan ke sana, kebetulan beliau sedang memyelesaikan proyek pembuatan dinding-dinding pada rel yang berfungsi sebagai tekstur daerah perbukitan dan pegunungan.
Membuat Rel Dari Rel Pintu Etalase By Kunto Wijoyo Mojokerto
Ternyata membuat rel kereta api model yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik, tidak harus selalu dengan bahan-bahan yang memiliki harga mahal. Hal ini dibuktikan oleh rekanan kami mas KUnto Wijoyo yang juga berada di Kota Mojokerto. Setelah beberapa kali melakukan eksperimen dengan berbagai bahan-bahan yang ada, akhirnya teman kami ini menemukan sebuah ide cemerlang untuk membuat rel yang dapat dialiri arus listrik. Dari cerita yang kami dapat, mas Kunto mendapatkan idenya secara tidak sengaja saat membuka pintu lemari di kamar hotel. Saat itu beliau langsung merfikir, kenapa tidak menggunakan rel dari pintu etalase?. Dan kemudian, diaplikasikanlah idenya tersebut kedalam sebuah lay out yang ada di teras depan rumahnya.
Kelebihan dari bahan ini adalah, kita tidak perlu bersisah payak membelahnya menjadi dua bagian. Cukup memotong dan menguncinya di triplek dengan menggunakan skrup. Adapun lelebiha lainny adalah, kita bisa membuat ukuran jarak rel yan gkita inginkan dengan sesuka hati. Misalkan untuk kereta api jenis Fenfa maupun Rail King, semua tergantung selera si pembuatnya.
Jika sobat masih penasaran dan ingin tau lebih jauh tentang bagaimana cara untuk membuat ini, bisa langsung menghubungi mas Kunto Wijoyo via FB ataupun Forum Fenfa dan Rail King di FB.
Beberapa foto ini saya abadikan saat berkunjung untuk bersilaturrahmi ke rumah beliau.
Keunggulan Hobi Kereta Miniatur
Saat libur kuliah, saya biasanya menghabiskan waktu untuk merakit mainan kereta api yang ada di dus. Hal ini saya lakukan kerena menurut saya, hobi ini dapat dikatagorikan pada hobi yang tidak menganggu orang lain seperti hobi kebanyakan. Hobi ini akan membuat si penghobinya akan betah berlama-lama di rumah dan tidak banyak keluyuran kecuali untuk kumpul komunitas ataupun hunting barang. Meskipun terlihat mahal, tapi jika dikalkulasikan hobi ini akan jauh lebih murah dari pada hobi dalam bidang otomotif. Dalam dunia otomotif, tidak hanya biaya yang besar untuk modifikasi, biaya untuk BBMnya pun juga lumayan besar. bandingkan dengan hobi ini yang akan membuat si penghobi hanya duduk manis sambil menikmati pemandangan yang disajikan di atas triplek yang berukuran 1x2 meter. Seakan hilang kebosanan dan kejenuhan bagi siapa saja yang melihat si ular besi ini saat melenggak lenggok diatas jalurnya.
Hobi ini hanya memerlukan listrik dan ruang untuk menyusun dan merangkainya. Bandingkan dengan hobi-hobi lain seperti touring, otomotif, atau yang berbau dengan kendaraan lainnya yang mengaruskan merogoh kocek lebih banyak. Belum lagi harus meninggalkan rumah untuk beberapa waktu seperti touring keluar kota. Mungkin bagi mereka yang masih bujangan hal tersebut tidak begitu berpengaruh, namun bagi mereka yang sudah berkeluarga. Dari segi usia, hobi kereta api miniatur dapat dinikmati mulai dari yang masih baby hingga yang sudah usia senja. Jadi si penghobi bisa berbagi mainan hobinya kepada sesama, bandingkan dengan hobi lainnya yang sifatnya hanya terpaut pada usia tertentu, seperti touring dan otomotif.
Showroom Mobil Dipo Mojosari
Selain mengoleksi kereta api mainan, Dipo Mojosari juga mendirikan sebuah showroom untuk mobil-mobil mewah. Tapi jangan salah sangka dulu, moil yang kami maksudkan disini bukanlah mobil sungguhan melainkan mobil yang juga sama-sama miniaturnya. Skalanya memang bukan masuk ke dalam skala 1:87. Namun dari detail dan penampilan mobil-mobil ini tidak kalah bagusnya dengan model miniatur yang memiliki skala HO. Saat itu kepala dipo sedang melakukan inspeksi kebebrapa negara di dunia untuk melihat-lihat beberapa pabrikan lokomotif yang ada. Karena tidak menemukan satupun jenis lokomotif yang sesuai selera kepala dipo (harga dan performa). Maka kepala dipo memutuskan untuk memborong beberapa mobil mewah saja, untuk di parkir di halaman dipo.
Audi
Workshop Kereta Model Indonesia Cibadak
kalau tidak salah, dari keterangan foto yang kami dapat. Lay out ini terletak di workshop Cibadak-Bandung. Kalau tidak salah, saat kami nonton di salah satu stasiun televisi swasta pada sebuah acara, saat pak Eddy di wawancarai, ternyata beliau juga seoarang pembuat miniatur kereta api model Indonesia.
Sumber foto: dokumentasi pribadi milik pak Eddy Mardijanto via FB (Mardijanto)
Produk Agung Craft
Bagi teman-teman yang sudah lama terjun di hobi miniatur kereta api pasti sudah tidak asing lagi dengan lokomoif dumy Indonesia. Ya, miniatur lokomotif Indonesia ini sering kali kita jumpai di outlet-outlet yang menjual hobi maupun di katalog majalah KA yang biasa disajikan diatas gerbong kereta api kelas eksekutif. Tapi tahukah sobat kalau lokomotif tersebut adalah buatan asli Indonesia. Tokoh yang amat berjasa di balik pembuatan miniatur lokomotif tersebut adalah bapak Joseph Ari Widjaya. Dedikasinya terhadap dunia perkeretapian miniatur Indonesia patut di apresiasi, karena tanpa adanya campur tangan beliau mungkin kita tidak pernah memiliki miniatur lokomotif Indonesia dengan harga terjangakau menginggat miniatur yang ada dipasaran lebih banyak didapatkan melalui impor. Dengan lebel Agung Craft pak Ari telah memroduksi sedikitnya tiga buah seri lokomotif yangada di Indonesia, yaitu seri BB, CC201, dan CC203. Dari kabar yang berhembus, Agung Craft juga sedang mempersiapkan prototype gerbong kereta penumpang yang direncanakan akan launching di bulan Desember ini. Semoga kedepannya Agung Craft dapat terus tumbuh dan berkembang dengna produk-produk berkualitas dan harga terjangkau tentunya, untuk mengpobati kerinduan para pecinta kereta api miniatur yang ada di Indonesia. Jaya Selalu Kereta Api Indonesia
Sumber foto: Dokumentasi pribadi milik pak Joseph Ari Widjaya di FB
Prototype bogie pada gerbong penumpang
Menggunakan roda metal
Terlihat lebih detail dan halusJoy Ride FKM Dengan Pangrango
Hari Minggu kemarin tanggal 15 Desember 2013 kemarin teman-teman dari Forum Kereta Api Miniatur (FKM) melakukan joy ride dengan menggunakan Kereta Api Pangrango dari Bogor-Sukabumi PP. Berukut dokumentasi perjalanannya.
Sumber foto adalah dokumentasi milik mas Ofan Fauzan (https://www.facebook.com/ofan.fauzan).
Gathering Kamoders Bandung
Gallery foto dari gathering Kamoders drive Bandung hari Minggu kemarin. Foto-foto ini dapat teman lihat juga di akun facebook milik mas Faizal Ngaunge
Sumber: Dokumentasi pribadi milik Faizal Ngauge (Faizal Irtanto) Kepala Dipo Suparmin, owner RaiLindo Kereta Model Indonesia.
Lokasi: Rumah Pak Frans - Cihanjuang Bandung
Beliau ini adalah pak Henry D Karim
Sambil ngopi kali ya? hehe
Langganan:
Postingan (Atom)

















