orange

"WEB KA TERBESAR DI INDONESIA"-"UPDATE SETIAP HARI"-"WEB KA TERBESAR DI INDONESIA"-"UPDATE SETIAP HARI"-"WEB KA TERBESAR DI INDONESIA"-"UPDATE SETIAP HARI"-

Masih Ingat Kereta Api Mainan Jenis Ini ?

       Di tahun 2014 seperti ini, kereta api mainan  jenis ini mungkin sudah sangat sulit sekali untuk kita temukan. Kereta api mainan jenis ini mudah kita temukan di era tahun 1990. Mungkin ini adalah cikal bakal mainan kereta api yang ada saat ini. Tenaga penggeraknya adalah dengan menggunakan mutaran plat seng yang ada di dalam lokomotifnya, Dengan memutar beberapa kali putaran, kereta api ini dapat berjalan hingga gulungan yang ada di dalamnya habis. Dulunya, kereta api mainan jenis ini mudah kita lihat di pasar yang menjual mainan. Untuk saat ini yang tertinggal dan masih dapat bertahan hanyalah mainan yang berbentuk perahu dengan penggerak menggunakan api dari minyak kelapa.

Kereta Api Mainan
(sumber foto: google)

Model Diorama Karya Alex Komank

         Pada tulisan kali ini kami akan memberikan liputan khusus mengenai karya-karya diorama nan indah milik salah satu anggota dari Indonesian 87 Scale Community. Nama akunnya adalah milik Alex Komang, di tangannya ini beliau dapat membuat berbagai macam bentuk diorama yang mirip dengan aslinya. Tidak hanya detail, bahkan hingga pewarnaan serta posisi letak dari diorama tersebut memang sungguh sangat menakjubkan. Meskipun hanya berukuran beberapa centimeter, diorama ini sudah memiliki kesan yang ditonjolkan, seperti lokasi hutan, perkotaan, atau bahkan tikungan-tikungan tajam yang ada di jalan. Kalau begitu mari kita langsung saja melihat karya-karya dari ALex Komang. Semua dokumentasi ini adalah hak penuh milik beliau, karena kami hanya mempublikasikannya saja. Jika sobat ingin melihat lebih banyak lagi bentuk diorama karyanya dapat sobat lihat melalui Alex Komank.



Liputan Indonesia Trains Modelling Community Live on Jogja TV

           Selain terus berusaha untuk mengajak masyarakat Indonesia bermain kereta api model dengan selalu mengikuti pameran-pameran yang ada. Komunitas Indonesia Trains Modelling Community (ITMC) juga sering mendapatkan tawaran untuk liputan melalui media cetak dan juga siaran radio. Namun kali ini, untuk kesekian kalinya, ITMC melakukan acara wawancara khusus bersama Jogja TV tertangal 4 Januari 2014. SUngguh awal yang baik untuk memulai tahun 2014. Semoga  kedepannya, ITMC dapat terus konsisten dan berjalan untuk memasyarakatkan kereta api model keseluruh lapisan masyarakat Indonesia. Dokumentasi foto berikut merupakan hak penuh miliki ITMC karena melalui media blog ini kami hanya berusaha untuk mempublikasikannya. Foto-foto terkait dengan kegiatan dan acara ITMC dapat sobat lihat pula di Indonesia Trains Modelling Community



Sejarah Kereta Api Listrik Pertama di Indonesia

      Satu sarana transportasi darat yang peresmian beroperasinya kereta api listrik pertama tanggal 6 April 1925, tepat 50 tahun setelah peresmian kereta api pertama di Jakarta. Pada waktu peresmiannya, baru ada 2 jalur saja, yaitu jalur Tanjung Priok Jatinegara sepanjang 15,6 km dan Jatinegara-Manggarai sepanjang 2,6 km. Tak lama kemudian menyusul Tanjung Priok - Jakarta Kota sepanjang 8 km. Setahun kemudian dibuka jalur Gambir-Kereta Api, sarana transpotasi pada masa Batavia Kereta Manggarai sepanjang 4 km dan jalur Kebayoran- Jakarta kota sepanjang 4,9 km. Setelah itu menyusul jalur menuju Bogor.

sumber: jakarta.go.id


Rangkaian kereta api listrik pertama
(sumber: jakarta.go.id)

Jaringan Kereta Listrik Batavia - Buitenzorg 1918

        Stasiun Bogor (Buitenzorg) dibangun tahun 1880 pada waktu membuat lintas Buitenzorg - Soekaboemi - Tjiandjoer - Tjitjalengka. Namun jaringan kereta listrik hanya ada di Batavia (Jakarta) ke Buitenzorg (Bogor) yang dibangun tahun 1918, kemudian tahun 1925 jaringan listrik juga dibuat ke Meester Cornelis (Jatinegara) ke Tandjoeng Priok. Staats Spoorwegen, sebagai operator kereta api milik Pemerintah Kolonial Belanda, memulai proyek elektrifikasi jalur kereta Tanjung Priok - Meester Cornelis (Jatinegara) pada tahun 1923 dan diresmikan pada 1925. Proyek elektrifikasi terus berlanjut pada lingkar Jakarta, hingga Bogor dan Bekasi. Kereta yang digunakan ialah lokomotif listrik seri 3000 buatan pabrik SLM–BBC (Swiss Locomotive & Machine works - Brown Baverie Cie), lokomotif listrik seri 3100 buatan pabrik AEG (Allgemaine Electricitat Geselischaft) Jerman, lokomotif listrik seri 3200 buatan pabrik Werkspoor Belanda serta kereta listrik buatan pabrik Westinghouse dan kereta listrik buatan pabrik General Electric.

 Kereta api listrik pertama yang menghubungkan Gambir dengan Tanjungpriok
(sumber foto: wikipedia.com)

Sejarah perkeretaapian Indonesia 1875-1925

            Di bawah ini adalah sejarah perkeretaapian di Indonesia pada rentang tahun 1875-1925 dan dalam bentuk sketsa.  Selama zaman kolonial Belanda transportasi rel di Indonesia terutama di Pulau Jawa dijalankan oleh pemerintah Belanda, Jerman dan Inggris. Rel kereta api yang pertama dibangun di bagian selatan pulau Jawa oleh Nederlandse Indische Spoorwegen Maatschappij (NISM) (Perusahaan Rel Kereta Api Belanda) pada sekitar tahun 1860.

Kereta api melewati jembatan menuju wilayah Dampit. Foto diambil sekitar tahun 1943.
(Sumber foto: google)

     Jalur kereta api pendek (narrow gauge) dibangun karena membutuhkan biaya yang rendah dan lebih menguntungkan. Rel kereta api ini panjangnya tiga kaki kali enam inci dan menjadi standar di pulau Jawa . Decauville atau rel yang panjangnya dua kaki dibangun sepanjang pabrik gula dan lokomotivnya menggunakan tenaga uap. Selama penjajahan Jepang sekitar perang dunia pertama, beberapa bagian rel dipindahkan ke Manchuria.

Dokumentasi Publikasi Media Tentang Indonesia Trains Modelling Community (ITMC)ITMC

           Dalam perjalanannya, Indonesia Trains Modelling Community sudah banyak diliput oleh media, baik media lokal maupun nasional. Selain itu, dalam mensosialisasikan hobi ini kepada masyarakat pada umumnya, tidak jarang pula komunitas ini menjadi sorotan media baik elektronik maupun cetak untuk acara liputan. Berikut kami tampilkan beberapa dokumentasi yang sudah diabadikan oleh president dari ITMC bapak Kunto Wibisono Siswowardojo. Semua gambar publikasi ini adalah hak penuh milik ITMC kami hanya mempublikasikannya ulang sebagaimana sumber ini bisa juga sobat lihat di jejaring sosial FB. Bagi sobat yang ingin bergabung dengan komunitas ini bisa langsung mengunjungi ling berikut Indonesia Trains Modelling Community

 Radar Jogja

 Majalah Kereta APi 2012

Sejarah Lahirnya Perusahaan Kereta Api Indonesia



            Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945, karyawan KA yang tergabung dalam "Angkatan Moeda Kereta Api" (AMKA) mengambil alih kekuasaan perkeretaapian dari pihak Jepang. Peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 28 September 1945, pembacaan pernyataan sikap oleh Ismangil dan sejumlah anggota AMKA lainnya, menegaskan bahwa mulai tanggal 28 September 1945 kekuasaan perkeretaapian berada ditangan bangsa Indonesia. Maka pad atanggal itupulalah, ditetapkan sebagai hari ulang tahun lahirnya perkeretaapian Indonesia. Orang Jepang tidak diperkenankan lagi campur tangan dengan urusan perkeretaapian di Indonesia. Inilah yang melandasi ditetapkannya 28 September 1945 sebagai Hari Kereta Api di Indonesia, serta dibentuknya "Djawatan Kereta Api Republik Indonesia" (DKARI). Yang mana DKARI sendiri berpusat tetap di Bandung yang meliputi perusahaan kereta api di Jawa dan Madura. Pada waktu itu di Sumatera masih di bawah pendudukan Belanda di bawah SS/VS (Staatspoor-weg En Verenigde Spoorweg Bedrijr). 

 Kereta api melintasi di jembatan sumber Brantas
(sumber foto: google)
 
Setelah negara RI menjadi negara kesatuan pada Januari 1950, DKARI berubah menjadi DKA. Berdasarkan UU No. 19 dengan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 1963. terhitung 22 Mei 1963 Status perusahaan kereta api di Indonesia berubah menjadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA). Sedangkan di Sumatera, Deli Spoorweg My terhitung 1957 dinasionalisasi dan masuk di bawah perusahaaan api pemerintah pada saat itu dan kemudian bergabung menjadi PNKA

Sejarah Kereta Api Dunia



Kereta api ditemukan oleh seorang ilmuwan Inggris yang bernama Murdocks. Pada mulanya kereta api dikenal sebagai kereta kuda yang hanya terdiri dari satu rangkaian kereta. Kemudian dibuatlah kereta kuda yang menarik lebih dari satu rangkaian serta berjalan di jalur tertentu yang terbuat dari besi dan dinamakan dengan trem. Kereta ini digunakan khususnya di daerah-daerah pertambangan.

 Lokomotif Uap pertama
(sumber foto: google)

Awal mula terciptanya jalan rel bisa dikatakan bermula di Inggris pada tahun 1630, yaitu dengan adanya pengangkutan batu bara. Hasil penambangan batu bara semula diangkut dengan kereta yang ditarik kuda. Pada tahun 1804, Richard Trevithick membuat mesin lokomotif yang dirangkaikan dengan kereta. Kemudian George Stephenson menyempurnakan lokomotif tersebut untuk mendapatkan lokomotif uap yang lebih efektif, berdaya besar, dan mampu menarik kereta lebih banyak. Akhirnya di tahun 1815, lokomotif uap temuan George Stephenson berjalan diatas jalur antar rel selebar 1,42m. Kemudian dia menambahkan 1,3 cm pada lebar jalur. Lebar inilah yang menjadi ukuran rel standar saat ini.

Ke Bali Dengan Kereta Api (Trip to Bali With Railway)

         Selain menggunakan perjalanan darat dengan mobil, perjalanna menuju Bali juga dapat ditempuh dengan menggunakan kereta api. Mungkin masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahuinya, karena sedikit sekali yang mengetahui adanya jalur kereta api yang menuju Banyuwangi. Awalnyapun saat saya tinggal di Mataram-NTB saya tidak mengetahui adanya jalur ini, meskipun saya sering menggunakan jasa angkutan bis untuk menuju Bali. Hal ini dikarenakan jalur yang dilalui bis melalui rute Pantura sedangkan jalur yang dilewati oleh kereta api melalui jalur selatan via Probolinggo dan Jember. Sayapun mengetahui keberadaan jalur ini saat saya menempuh pendidikan setingkat SMA selama dua tahun di daerah Rogojampi-Banyuwangi. Selama dua tahun di sana saya sering menggunakan jasa angkutan kereta api.

Rangkaian kereta api Tawang Alun
(sumber foto: flickr.com)

             Ada tiga kereta api utama jarak jauh yang menuju Banyuwangi, Yang pertama Bagi calon penumpang yang berada di daerah jalur Yogyakarta bisa menggunakan jasa kereta api Sritanjung yaitu kereta api kelas ekonomi dengan rute Yogyakarta-Surabaya-Banyuwangi Baru. Sedangkan bagi para penumpang yang berangkat dari Surabaya, bisa menggunakan jasa kereta api Mutiara Timur yaitu ragkaian kerea api dengan dua kelas eksekutif dan kelas bisnis dengan rute Surabaya Gubeng-Sidoarjo-Bangil-Pasuruan-Probolinggi-Jemer-Banyuwangi Baru. Bagi para penumpang yang ingin berangkat dari Kota Malang bisa menggunakan jasa kereta api Tawang Alun yang berangkat dari Stasiun Malang Kota Lama dengan rute Malang-SIngosari-Lawang-Bangil-Pasuruan-Probolinggi-Jember-Banyuwangi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...