Saat mendekati musim liburan sekolah dan kuliah, segenap kru yang bertugas di Dipo Mojosari sesegera mungkin menyiapkan semua rangkaian kereta yang kiranya akan berdinas mengantarkan para penumpang. Persiapan tidak hanya dilakukan oleh armada-armada kereta penumpan greguler, namun juga semua jenis gerbong, dari tangki, batu bara, hingga gerbong-gerbong kargo. Persiapan yang rutin digelar ini tidak lain adalah untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak dingingkan terjadi. Maka dari itu Dipo Mojosari sudah menyiapkannya jauh hari sebelum hari libur tiba. Pada dokumentasi foto dbawah ini tampak beberapa rangkaian yang sedang menjalani uji layak jalan dan juga pemanasan berbagai macam lokomotif yang ada di Dipo.
orange
Balai Yasa Mojosari Pengecatan Gerbong Pupuk Sriwidjaja
Beberapa bulan yang lalu saya juga telah melakukan acara rucatan pada beberapa gerbong mainan merek Fenfa dan mengabungkannya dengan bogie dari kereta api mainan merek Rail King. Setelah semuanya beres, maka dilakukanlah acara pengecatan armada baru Pupuk Sriwidjaya. Acara rucatan ini dilakukan di Balai Yasa Mojosari yang lokasinya jug atidak begitu jauh dari Dipo Lokomotif Mojosari.
Berbaris rapi untuk mendapatkan sinar matahari pagi
Tumpukan gerbong rucatan
Bogie gerbong yang sedang di rucat
Penambahan lampu LED Pada Lokomotif Fenfa
Sudah hampir seminggu ini, karena berbagai kesibukan saya belum kembali menulis blog ini. Baiklah tean-teman sekalian, dalam tulisan kali ini saya akan membahas masalah elektrisasi yang terkait dengan penambahan lampu depan pada lokomotif kereta api mainan merek Fenfa. Seperti yang kita ketahui, lampu bawaan lokomotif diesel ini hanya terdapat dua buah, yang pertama sebagai lampu utama di depan lokomotif dan yang kedua adalah lampu di belakang lokomotif.
Jarak Antar Gerbong Pada Kereta Eropa Dengan Rel 18
Kalau dalam postingan sebelumnya kami membahas tentang jarak antar gerbong pada kereta Indonesia. Maka pada postingan kali ini kami akan membahas, jarak gerbong pada kereta model Eropa. Karena kereta model eropa memiliki coupler yang langsung menjadi satu dengan roda, maka lebih membuat kereta lebih flesibel untuk mengikuti alur rel. berikut kami berikan gambaran mengenai kereta model Eropa yang melintasi tikungan R18.
Jarak Antar Gerbong Model Indonesia Dengan Rel R18
Dalam postingan kali ini saya akan menginformasikan terkait curve atau posisi sambungna antar gerbong pada kereta penumpang saat menikung pada rel dengan kode curve R18. Meskipun bagi sebagian kamoders R18 merupakan standar rel yang dapat dilalu oleh kebanyakan kereta api model. Seperti lokomotif dengan seri penggerak CC, ataupun kereta penumpang yang cenderung memiliki panjang lebih dari gerbong barang. Pada uji coba lapangan, ternyata meskipun dapat berbelok dengan mulus, terdapat juga rongga yang lumayan besar pada tiap sambungan kereta. Maka saya sendiri juga menyarankan, sepertinya tikungan yang cocok untuk kereta penumpang adalah rel dengan kode curve R22. Hal ini dikarenakan agar kereta tidak teerlalu menikung tajam pada tikungan tersebut. Kereta jenis ini menggunakan coupler genggam, berbeda dengan kereta model eropa yang couplernya lebih fleksible untuk mengikuti alur track
Standar Skala N Pada Kereta Api Model
Standar pada kereta api
model sangat berguna baik bagi produsen sebagai
penyedia barang dan juga pemodel sebagai pengguna. Yang mana standar tersebut
juga menjadi perhatian khsusu serta dipelihara oleh organisasi MOROP di Eropa
dan NMRA di Amerika Utara. Standar-standar ini umumnya sebuah
persamaan dalam standar-standar dasar pada kereta api model seperti gaunge pada
track, skala rasio, kopling, dan juga tenaga listrik yang digunakan. Namun ada
beberapa perbedaan dan faktor-faktor lain yang memang dikhususkan pada sebuah prototipe yang dimodelkan. Meskipun
roda dan standar track menggunakan skala standar, namun tidak sedikit yang
mengalami ketidaksamaan lantaran ada beberapa vendor yang tidak menggunakan standar
tersebut.
Lokomotif skala N yang didukung
oleh DC motor yang menerima maksimum 12 V DC. Dalam
kontrol sederhana seperti arus DC,
kecepatan kereta ditentukan oleh jumlah tegangan yang dipasok ke rel.
Arah kereta ditentukan oleh polaritas listrik dari kontroler
yang menuju ke rel. Sejak akhir abad ke-20,
peningkatan jumlah peminat sudah mulai menggunakan sistem kontrol kereta
digital untuk menentukan kecepatan dan arah kereta api mereka. Sebagian
al ini karena telah dimungkinkan oleh adanya teknologi dan motor baru yang
menarik sangat sedikit saat ini (biasanya 0.2amps). Sistem
kontrol digital yang paling populer digunakan di kereta api model skala N adalah
NMRA-DCC dan Selectrix .
Sejarah Skala N Pada Kereta Api Model
Setelah kita mengetahui definisi dari kereta api model yang berskala N, kini kita akan sama-sama belajar untuk mengetahui sejarah dari skala N itu sendiri. Meskipun gaunge ukuran kereta api model skala N serta
aksesoris yang memiliki skala yang sama ada sejak tahun 1927. Produk kereta api
model sendiri yang berskala N justru baru diluncurkan dan diproduksi secara
masal pada tahun 1962 oleh Perusahaan Arnold di Nuremberg. Tidak seperti skala
dan ukuran standar gaunge terbaik lainnya. Dalam kurun waktu dua tahun produsen
skala N mendefinisikan gaunge, tegangan arus, serta ketinggian dan jenis skrup
yan gdigunakan.

Perbandingan skala N dengan jari manusia
(sumber foto: wikipedia.com)
Misalnya
produk perusahaan Arnold yang sekarang dikembangkan di mana-mana dengan nama coupler
"Rapido", dengan maksud untuk memberikan desain coupler releasable
sederhana dan kuat. Meskipun coupler asli buatan
perusahaan Arnold telah bergabung dengan desain yang lebih fungsional dan
estetis, Arnold memungkinkan penggunaan desain Rapido oleh produsen lain
sehingga membentuk standar umum untuk dapat dipasangkan bersama-sama rolling stock
dari sumber yang berbeda.
Pengertian Skala N Pada Kereta Api Model
Selamat pagi teman-teman, kalau dalam tulisan sebelumnya saya membahas mengenai skala HO atau 1:87 pada kereta api model maka pada tulisan kali ini, Dipo Lokomotif Mojosari akan membahas mengenai kereta api dengan skala N. So, langsung saja yuk kita ke pokok pembahasannnya.
Skala N adalah skala
yang juga populer dalam hal skala kereta api model. Tergantung
pada produsen (atau lokasi negara), skala N sendiri berkisar dari 1:148 sampai
dengan skala 1:160. Dalam
semua kasus, gauge (jarak antara rel) adalah 9
mm atau 0,354. Istilah gaunge N sendiri mengacu pada dimensi
track, tetapi khususnya di Inggris khususnya gaunge N mengacu pada skala
1:148 dengan 1:160 ( 9 mm atau 0,354 in) dalam pemodelan ukuran track. Istilah
skala N dan gaunge N sering tidak akurat dan sering digunakan secara
bergantian, seperti yang didefinisikan sebagai skala rasio atau proporsi model,
dan mengukur hanya sebagai jarak antara rel. Untuk
menjaga pertukaran materiel sederhana, skala 1:148 mendefinisikan ukuran rel
dengan jalur kereta api sama persis dengan 9mm atau 0.354 " (pada biaya
skala ketepatan). Jadi ketika menghitung rel dan / atau pemakaian lagu 1:148
dan untuk mesin dan dasar roda mobil menggunakan 1:160.
Ukuran gaunge N
(sumber foto: wikipedia)
Kereta Api Pertama Dipo Lokomotif Mojosari
Masih teringat pertengahan 2012, dimana saya memulai hobi kereta api ini. Saya sudah cukup lama menabung dengan mengumpulkan uang koin di dalam tida celengan dari tahun 2009. Setelah saya rasa cukup, maka celengan yang isinya sudah hampir penuh tersebut saya pecah dan saya rapikan koin-koin tersebut dengan menggunakan solatip. Setelah selesai semua sayapun mulai menghitungnya satu persatu. Saya lupa jumlah pastinya, namun yang jelas kuran glebih ada sekitar delapan ratus ribu rupiah. Jumlah yang saya rasa tidak sedikit menginggat saya sudah mengumpulkannya lebih dari dua tahun.
Uang yang terkumpul itupun akhirnya saya bawa ke bank. Dengan masih dibungkus plastik berwarna hitam saya menyerahkannya ke meja teller. Tidak begtu lama saya menunggu, uang yang berwujud koin tersebut akhirnya telah masuk ke rekening saya. Sayapun memulai perburuan kereta api pertama saya. Saat itu saya masih belum mengerti apa itu skala dalam kereta api mainan. Yang saya tahu adalah, ada lokomotif, ada gerbong, bisa berjalan dan relnya panjang. Setelah bereapa hari saya mencarinya melalui internet, bertemulah saya dengan kereta api merek Fenfa untuk pertama kalinya.
Langganan:
Postingan (Atom)
















